Waspada….! Marak Persetubuhan Anak Dibawah Umur

0
182
Suasana penangkapan terhadap YR, terduga pelaku persetubuhan dibawah umur, Minggu (3/2/2019) di salah satu rumah kost di Kecamatan Makale, Tana Toraja (Foto: Polres Tator)

rantepaopos.com-Tana Toraja,– Sudah sangat memprihatinkan dengan maraknya kasus-kasus persetubuhan anak dibawah umur yang terjadi di Toraja (Tana Toraja dan Toraja Utara.


Masalah sosial  ini mengingatkan orang tua anak, khususnya bagi anak perempuannya  agar lebih meningkatkan pengawasannya guna menghindari hal-hal negatif terhadap anaknya demi untuk masa depan anaknya sendiri.


Seperti baru-baru ini keterangan resmi dari Polres Tana Toraja, bahwa dalam Januari 2019 telah  menangani 6  kasus persetubuhan anak dibawah umur dengan 10 tersangkanya, dan diawal Februari  2019 kembali menangani kasus serupa. 


Dimana pada hari Minggu (3/2/2019) pihak Polres Tana Toraja menerima laporan dari ibu kandung  korban. Pelapor mendatangi  Ruang SPKT  Polres Tana Toraja terkait kasus pelecehan seksual terhadap anaknya yang masih  dibawah umur.


Setelah menerima laporan tersebut, pihak Unit Resmob Sat. Reskrim Polres Tana Toraja dipimpin Ipda Iskandar, SH langsung mendatangi kediaman terduga pelaku dan melakukan penangkapan terhadap pelaku yang dimaksud. Identitas terduga pelaku yakni lelaki  YR (24) alamat Keamatan Kesu Kabupaten Toraja Utara, sedangkan korban bernama perempuan DCB (15) beralamat Sopai Kabupaten  Toraja Utara. 


Penangkapan tersebut  dibenarkan oleh Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P. Sirait, SH., S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jon Paerunan, SH. 
“Benar, kita sudah lakukan penangkapan terhadap  lelaki  YR disalah satu rumah kos di Kecamatan  Makale setelah orang tua angkat korban melaporkan kasus persetubuhan yang dialami oleh korban. Saat ini pelaku sudah kita amankan di Mapolres Tana Toraja untuk proses selanjutnya,” Ujar Jon


Ditambahkan Jon, keseharian pelaku YR diketahui adalah sopir dan sudah memiliki istri dan anak. Jhon juga mengimbau sekaligus mengingatkan bagi pelajar khususnya perempuan agar lebih berhati-hati dalam bergaul.


“Belajar dari kejadian ini, agar para perempuan khususnya pelajar perempuan agar  lebih berhati-hati dalam bergaul untuk menghindari kejadian serupa,” kunci Jon (rilis Polres Tator/Jerny).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here