Kajari Tana Toraja: Kecewa dengan Proyek Infrastruktur Tidak Selesai Tepat Waktu 

0
273
Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Jefri P Makapedua,SH.,MH
Tana Toraja, -Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tana Toraja, Jefri P Makapedua, SH, MH mengaku prihatin dan kecewa kepada pelaksana kegiatan proyek yang sudah diberikan surat teguran berkali kali namun tidak diindahkan.
Kekecewaan tersebut terkait dengan sejumlah pembangunan infratruktur jalan yang penyelesaiannya tidak tepat waktu.
Hal ini diungkapkan Kajari Saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/01/2019).
Ditambahkan, pekerjaan-pekejaan yang terlambat diberikan adendum atau perpanjangan waktu, dan apabila PPK menilai bahwa kontraktor pelaksana kegiatan tersebut belum juga diselesaikan maka akan dilakukan pemutusan kontrak.
“Saya sangat prihatin dan kecewa terhadap pelaksana kegiatan yang tidak menyelesaikan tanggungjawabnya bahkan sudah berkali-kali kami surati namun tidak ada jawaban dan tidak ditindak lanjuti” ungkapnya.
Jefri mengakui bahwa tidak semuanya kontraktor yang tidak mengindahkan teguran, tapi ada juga pekerjaan yang bisa mengobati kekecewaan, sebab saat kami (Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah atau TP4D, Red) sudah dikunjungi, mereka (kontaraktor) malah menambah tenaga pekerja sehingga pekerjaan bisa tepat waktu dan tepat sasaran.
” Ada juga kontraktor saat dikunjungi kegiatannya dan diberikan teguran langsung direspon dengan cara menambah tenaga kerja sehingga pekerjaan tersebut bisa selesai tepat waktu, seperti pada pembangunan RS rawat inap Pongtiku, RS Bersalin Sayang Anak, Kantor pemerintah kabupaten Toraja Utara, dan juga beberapa pekerjaan jalan lainnya,” Jelas Jefri
Jangan pernah main main debgan uang Negara” Himbau jefri
Hal yang sama disampaikan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Ardi Aman, SH yang juga sebagai ketua Tim TP4D, mengakui bahwa masih ada beberapa pekerjaan infrastruktur yang belum selesai dikerjakan sampai saat ini.
“Pekerjaan yang belum selesai kebanyakan pekerjaan jalan,  termasuk yang ada di Toraja Utara seperti proyek peningkatan jalan Seko-Pitung Penanian, jalan Rantebua- Pongsia, jalan Minanga-Sarang Sarang dan jalan Sullukan Tandung,” beber Ardi (jerny).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here