TP4D Kejari Tana Toraja Tegur PPK dan Pelaksana Proyek Peningkatan Jalan

0
349
Saat Tim TP4D kejaksaan Negeri Tana Toraja berada di lokasi melakukan peninjauan langsung proyek peningkatan jalan di Sandabilik Pango Pango, Kabupaten Tana Toraja.
rantepaopos.com-Tana Toraja,–Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D)  Kejaksaan Negeri Tana Toraja terpaksa melayangkan surat teguran kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pelaksana proyek peningkatan jalan di Sandabilik Pango Pango, Kabupaten Tana Toraja karena keterlambatan pekerjaan.
Proyek peningkatan jalan ini di bawah pengawasan TP4D yang dikerjakan oleh PT. Usaha Sabar Sejahtera dengan nilai kontrak sebesar Rp.11 M, sumber dana DAK TA 2018.
Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Jefry P Makapedua, SH,MH didampingi ketua TP4D, Andi Ardi Aman,SH pada rantepapos.com ,  Kamis (8/11/2018).
Ditambahkan,  temuannya itu didapatkan dari hasil pantauan langsung ke lokasi bersama-sama dengan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tana Toraja sebagai Ketua TP4D Tana Toraja, Andi Ardi Aman, SH,  Kasi Datun Selaku Wakil Ketua TP4D, dan Kasi Pidum.
Ketua Tim TP4D, Andi Ardi Aman bersama tenaga teknik sedang melakukan pengamatan terkait progres pekerjaan.

“Saat peninjauan ke lokasi, Tim TP4D mengikutkan tenaga teknis untuk membantu menguji kualitas mutu bangunan dan menghitung volume pekerjaan,” jelas Jefry.
Jefry dan Andi Ardi mengaku prihatin dengan progres pekerjaan yang sudah terlambat ini. Untuk itu surat teguran dari TP4D kepada PPK dan pelaksana proyek tersebut   agar segera ditindaklanjuti secara serius sehingga keterlambatan pekerjaan dapat lebih dipercepat dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan sesuai ketentuan dalam kontrak.
Dijelaskan, dalam surat teguran itu diingatkan agar menambah jam kerja/lembur, menambah tenaga kerja yang berpengalaman,  mempercepat mobilisasi alat yang dibutuhkan serta mempercepat pengadaan bahan material yang dibutuhkan untuk mengejar ketinggalan progres tesebut sehingga dapat selesai dengan waktu yang telah ditetapkan, serta memenuhi spesifikasi dan mutu sesuai dalam kontrak.
“Pelaksana proyek dan PPK segera mengambil tindakan atas surat teguran yang sudah disampaikan itu, dan apabila teguran ini tidak ditindaklanjuti maka saya menyarankan secara tertulis agar pekerjaan tersebut di addendum perpanjangan waktu,” pungkas Jefry. (yoel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here