BNNK Tana Toraja Tangkap 5 Tersangka Pengedar Narkotika Lintas Kabupaten

0
185
Suasana saat BNNK Tana Toraja gelar jumpa pers di kantor BNNK Tana Toraja, Kamis (27/9/2018) terhadap 5 orang yang ditangkap diduga sebagai pengedar Narkotika di 3 Kabupaten, Sidrap, Enrekang dan Tana Toraja.
rantepaopos.comTanaToraja,– Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tana Toraja berhasil membongkar jaringan peredaran Narkotika di 3 kabupaten, yakni Tana Toraja, Enrekang dan Sidrap pada Minggu (16/9/2018).
Dari hasil operasi tersebut berhasil menangkap 5 tersangka dengan barang bukti berupa narkotika golongan 1 jenis shabu seberat 4,24 gram dan 9 butir ekstasi.
Demikian disampaikan Kepala BNNK Tana Toraja, AKBP Natalya Dewi Tonglo,SH dalam jumpa persnya, Kamis (27/9/2018) dengan didampingi sejumlah anggota tim pemberantasan BNNK Tana Toraja.
Dijelaskan, awalnya tim pemberantasan menerima informasi dari masyarakat tentang adanya pengiriman Narkotika yang berasal dari Sidrap ke Tana Toraja. Dari laporan tersebut, tim pemberantasan langsung melakukan penyelidikan dan pengolahan bahan keterangan terhadap target sasaran.
Hal hasil yang dicapai, sebut Dewi, sekitar Pukul 18:35 Wita kendaraan yang dikendarai siterduga ED melewati Pa’tengko di Mengkendek dan saat itu tim pemberantasan BNNK langsung mengamankan dan melakukan penggeladahan terhadap tersangka. Dari tersangka ditemukan Narkotika golongan 1 jenis shabu 2,02 gram dan 5 butir pil ekstasi bergambar hello kitty, satu handphone merk OPPO dan uang Rp. 170.000,-
Usai penggeledahan, tersangka langsung diinterogasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengakuan tersangka barang bukti tersebut diperoleh dari lelaki MRH yang tinggal di Sidrap.
Dari pengakuan tersangka, pihak tim pemberantasan terus melakukan pengembangan sehingga pada Rabu (19/9/2018)  sekitar Pukul 15:00 Wita berhasil diamankan seorang laki-laki berinisial MRH dan lelaki ASP di warung bakso di Kelurahan Kambiolangi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang.
Dari tersangka MRH dan ASP ditemuakan barang bukti satu paket berisi Narkotika golongan 1 jenis shabu seberat 2,20 gram dan ekstasi bergambar hello kitty 4 butir seberat 1,44 gram. Dari MRH juga disita hanphone merek OPPO dan satu hanphone merek Nokia serta uang Rp. 565.000,-
Sementara dari ASP ditemuakan satu unit sepeda motor merek Yamaha Scorpio, satu hanphone merek OPPO dan satu hanphone merek Samsung.
Di TKP penangkapan MRH dan ASP dilakukan interogasi, pengakuan tersangka bahwa Narkotika golongan 1 jenis shabu dan ekstasi diperolehnya dari lelaki AT yang beralamat di Sidrap. Pengakuan MRH, setelah selesai melakukan transaksi narkotika di Pasar Sudu Kabupaten Enrekang dirinya kembali ke Sidrap menyerahkan uang hasil penjualan Narkotika kepada AT.
Selanjutnya, dari keterangan itu, tim pemberantasan lakukan pengembangan ke Sidrap, dan pada hari Rabu (19/9/2018) sekitar pukul 21:30 Wita berhasil diamankan lelaki AT bersama lelaki RM saat menerima uang hasil penjualan Narkotika yang diserahkan MRP dan ASP.
Pada AT ditemukan satu unit motor merek Honda Beat serta uang Rp. 4.960.000,- dari hasil penjulan Narkotika. Sementara RM ditemukan 1 unit hanphone merek Samsung serta uang Rp. 550.000,-.
“Hingga saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Rutan BNNK Tana Toraja untuk dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Dewi.
Akibat dari perbuatan kelima tersangka jaringan pengedar Narkotika, sebut Dewi, diancam dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman minimal 4 Tahun penjara.
“Kami berterima kasih kepada Kapolres Tana Toraja serta masyarakat Toraja yang telah memberikan dukungan untuk mengungkap kasus peredaran Narkotika antar kabupaten ini,” kunci Dewi dalam menutup jumpa persnya dengan awak media. (jerni).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here