Pemkab Minahasa Tenggara dan Pemkab Toraja Utara Teken MoU Terkait Pariwisata.

0
314
Usai penandatanganan MoU terkait pariwisata, dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata, Selasa malam (21/8/2018) di Rumah Jabatan Bupati Toraja Utara, Sulawesi Setan.

rantepaopos.com-Toraja Utara,– Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara teken nota kesepahaman (MoU) untuk kerjasama dalam bidang pariwisata dengan  Nomor 13/SPK/VIII/2018, Selasa malam (21/8/2018) di rumah jabatan bupati Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan  mengatakan, antara  Minahasa Tenggara dengan Toraja Utara banyak hal dalam memiliki kesamaan, dan pertemuan ini adalah pertemuan persamaan di dua kabupaten dalam pengembangan pariwisata.

Dijelaskan, daerah ini (Toraja Utara) masih masuk Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN),  jadi  keberuntungannya  masih bisa melaksanakan program kegiatan nasional untuk kemajuan pariwisata di Toraja Utara. Di Toraja ini (Tana Toraja-Toraja Utara) 95% daerah wisata,  dan objek wisata ada di Kabupaten Toraja Utara,  tentunya kekayaan ini adalah anugrah tersendiri bagi daerah Toraja.

“Tantangan kami saat ini adalah akses menuju objek pariwisata masih kurang memadai. Namun, dari pihak pemerintah sedang berupaya mengembangkan hal itu guna kelancaran akses bagi wisatawan,” jelas Kalatiku

Sementara  Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap  menuturkan, pihaknya bersyukur bisa hadir di Kabupaten Toraja Utara.

“Harapan kami dengan adanya nota kesapahaman ini dapat menjalin relasi dengan baik khususnya di sektor pariwisata. Kami juga mengundang dengan hormat bapak bupati dan segenap jajarannya agar hadir di Kabupaten Minahasa Tenggara,” ajak James

Dikatakan, Kabupaten Minahasa Tenggara  sama seperti Kabupaten Toraja Utara yang baru dimekarkan, hanya selisih satu tahun, Minahasa Tenggara dimekarkan pada tahun 2007.

“Tujuan kedatangan kami di kabupaten ini  (Toraja Utara) adalah ingin belajar tentang dunia pariwisata,” ujarnya

James menjelaskan kondisi kunjungan wisatawan di daerahnya. Katanya, di Sulawesi Utara berdasarkan data yang ada, kunjungan wisatawan mancanegara ada 600 ribu wisatawan. Dari jumlah itu, kata dia, sebagian besar berasal dari Cina, itu karena sudah didukung dengan adanya bandara dan  pesawatnya langsung dari Beijing Cina.

“Pendapatan terbesar daerah  kami masih berasal dari sektor pertanian dan perikanan,” jelas James.

Penandatangan MoU ini juga dihadiri  Wakil Bupati ToruYosia Rinto Kadang, Wakil Bupati Minahasa Tenggara, segenap jajaran unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Toraja Utara, pejabat Eselon II dan III Pemkab Toraja Utara  dan Forkopimda dari Minahasa Tenggara, segenap jajaran pejabat Eselon II dan III serta para anggota DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara. (basry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here