125 UMKM Toraja Utara Ikuti Sosialisasi HKI dari Bekraf

0
139
Foto bersama pihak penyelenggara sosialsasi dan pendaftaran hak kekayaan intelektual di bidang ekonomi kreatif bersama sejumlah pejabat pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan peserta sosialisasi, di Toraja Misiliana Hotel, Kamis (9/8/2018).

rantepaopos.com-Toraja Utara,–Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) gelar sosialisasi dan pendaftaran hak kekayaan intelektual di bidang ekonomi kreatif yang bekerjasama dengan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara, Kamis (9/8/2018) Toraja Misiliana Hotel dengan peserta 125 orang.

Ketua panitia pelaksana sosialisasi, Prasetyo Hadi Purwandoko, melaporkan bahwa melalui BEKRAF berupaya memfasilitasi hak kekayaan intelektual (HKI) khusus untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Toraja Utara untuk pendaftaran UMKM dalam mendapatkan perlindungan hukum terkait HKI.

Ditambahkan, dalam sosialisasi ini akan dijelaskan bagaimana cara mendaftarkan produk barang yang akan di HKI kan dan bisa mendapatkan informasi melalui satu aplikasi BIMA yang dapat di download di playstore dan appstore.

Direktur Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual BEKRAF Indonesia Robinson Hasaloan Sinaga, menyebutkan bahwa pihaknya yang berasal dari badan ekonomi kreatif bersama UNS memberikan fasilitasi pendaftaran HKI secara gratis.

“Permasalahan di Indonesia, masih  banyak yang tidak paham dengan HAKI,  oleh karena itu desainnya melalui  satu program dan tahun ini Bekraf mendapatkan mandat untuk mendaftarkan 2500 pemohon pendaftaran HKI di seluruh indonesia,” ucapnya.

Dijelaskan, HKI  adalah aspek hukum dan ini merupakan program nasional agar bagi pelaku usaha UMKM dapat  mendapatkan perlindungan hukum hak kekayaan intelektual dan nantinya didaftarkan melalui  Kementrian Hukum dan Ham.

“Biaya pendaftaran ditanggung oleh BEKRAF dan  pengisian formulir akan dibantu disertai bukti hukum,” ujar Robinson

Sementara Kepala Badan Pengelola Usaha Universitas Sebelas Maret Surakarta Dr. Ir. Eddy Triharyanto, M.P menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan di 8 kabupaten/kota yang kerjasama antara UNS dan Badan Ekonomi Kreatif. Kabupaten/kota itu adalah Bukittinggi, Manokwari, Siak, Labuan Bajo, Andoloo, Toraja Utara, Singkawang dan Solo.

“Target UNS akan berupaya mendaftarkan 1000 UMKM,” jelas Eddy Triharyanto

Kegiatan ini dibuka bupati Toraja Utara  Dr. Kalatiku Paembonan, M. Si dan direspon dengan positif. Kalatiku mengatakan, melalui sosialisasi ini dan pendaftaran HKI sangat membantu bagi pelaku UMKM di Toraja Utara.

“Apa yang kita kerjakan disini  (Sosialisasi HKI) adalah sebuah dukungan yang sangat luar biasa. Hasil kekayaan intelektual dan seniman apalah artinya sebuah karya apabila tidak didaftarkan di ekonomi kreatif,” ujar bupati.

Bupati menambahkan, bahawa kegiatan ini sangat terdukung dengan baik. Pemerintah daerah mengapresiasi sebab ini adalah sebuah anugerah yang akan membuat kabupaten Toraja Utara semangat mengembangkan ekonomi kreatif.

Sebab, Ddngan adanya HKI ini menjaminkan suatu kreatifitas dan akan mendorong menciptakan inovasi dan kreasi. Apabila kita bicara ekonomi kreatif menyangkut daya tarik tentunya akan terakomodasi dengan baik.

“Kegiatan BEKRAF ini adalah pilar terpenting dalam mengembangkan pariwisata kita, kreatifitas manusia, kesungguhan pemerintah dan pemihakan oleh pemerintah bagi generasi UMKM di Toraja uUara,” kunci Kalatiku

Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh pejabat, diantaranya perwakilan pemeriksa merek dari direktorat jenderal kekayaan intelektual, Widi Nugroho, S.H, perwakilan dari asosiasi konsultan hak kekayaan intelektual (AKHKI) Pardomuan Oloan Lubis, S.H.,S.T, ketua pelaksana dan ketua divisi kekayaan intelektual UNS Dr. Triyanto , S.H .,M. Hum dan Kepala Dinas UMKM Kabupaten Toraja Utara, Tolla Pongsinaran, S.Pd.(basry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here