Grup Aku Anak Toraja Berikan Bantuan Sosial Bagi Warga Masyarakat Pra Sejahtera.

0
144
Nampak Indo' Sattu menerima bantuan sosial dari grup Aku Anak Toraja (AAT), Sabtu (12/5/2018).

rantepaopos.com-Toraja Utara,– Mengatasnamakan Grup Aku Anak Toraja (AAT) selain melakukan bakti sosial juga memberikan bantuan sosial kepada sejumlah warga masyarakat tidak mampu yang  berkategori pra sejahtera.

Kegiatan bakti sosial  dan bantuan sosial ini diadakan di Tongkonan To’Tallang, Dusun Empat, Lembang Sangakaropi’ Kecamatan Sa’dan, Sabtu (12/5/2018)

Sekretaris Aku Anak Toraja, Hilkia  anak dari Nehemia, mengatakan, kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan oleh oleh group ‘Aku Anak Toraja’ yang  bertujuan melakukan hal yang kecil yang bisa di buat, khususnya di kampung kita (Toraja) sendiri.

“Menurut kami, untuk sekarang ini kita memulai dari hal yang kecil, semoga kedepannya kita bisa melakukan hal yang besar dalam kepeduliannya kita kepada sesama, khususnya warga masyarakat yang tergolong tak berdaya secara ekonomi,” kata Hilkia dengan penuh haru.

Ditambahkan, apa yang kami sudah lakukan ini, meski masih dalam skala kecil, tapi harapan kami agar hal itu bisa lebih membangkitkan semangat kepedulian dan rasa memberi terhadap sesama. t

“Dana untuk baksos ini murni dari partisipasi dari  para anggota Aku Anak Toraja,” kunci Hilkia.

Salah satu penerima bantuan sosial dari grup AAT ini adalah Indo’ Sattu, yang statusnya sudah menjanda selama 17 tahun dengan tetap sabar  mengasuh 4 orang anaknya dan 5 orang cucu. Dari ke 4 anak itu, ada 3 yang mengalami keterbatasan mental sejak lahir.

Meski hidupnya terbilang miskin  dengan hanya  mendapatkan biaya hidup dari cara membantu mengerjakan sawah milik orang lain.

Lebih prihatinnya lagi, Indo’ Sattu, sebut Bangnga’, katanya dalam tahun 2018 ini tidak mendapatkan bantuan lagi dari pemerintah berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS)  dan beras pra sejehatra (Raskin).

“Indok Sattu  sudah menjanda selama 17 Tahun. Indok Sattu merawat  4 orang  anaknya, namun 3 anaknya memiliki keterbatasan mental sejak lahir. Indo Sattu memilki 5 orang cucu. Indo Sattu tidak ada kegiatan lain, kerjaannya hanya  membantu para tetangga di sawah untuk menghidupi keluarganya. Indok Sattu mulai tahun 2018 sudah tidak mendapat bantuan dari pemerintah baik berupa KIS maupun beras para sejahtra,” tutur Indo’ Bangnga’ tetangga Indo Sattu pada rantepaopos.com, Sabtu (12/5/2018). (jerni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here