Wabup Torut: Masalah Kemiskinan, OPD Terkait Harus Turun Lapangan

0
83
Suasana rapat koordiansi program penaggulangan kemiskinan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Toraja Utara, Jumat (20/4/2018) di ruang rapat Bappeda Toraja Utara.

rantepaopos.com– Toraja Utara,– Wakil Bupati Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang gelar rapat koordinasi terkait dengan program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Toraja Utara Tahun Anggran 2018.

Rapat koordinasi tersebut bertempat di ruang rapat BAPPEDA Kabupaten Toraja Utara, Jumat  (20/04/2018)

Acara ini dibuka langsung oleh Yosia Rinto Kadang yang didampingi Kepala Bappeda Toraja Utara, Ir. Daniel Tandi.

Wakil bupati  menyebutkan, bahwa salah satu masalah yang dihadapi dalam menanggulangi kemiskinan di daerah seperti  data diri dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Dikatakan, dari  enam kecamatan yang telah  dikunjungi dalam angenda kunjungan kerja, permasalahan yang ditemui ialah data pribadi, dimana  rata-rata berstatus wiraswasta, sehingga status ini yang menyebabkan bantuan sosial di kementrian sulit cair (tidak bisa dicairkan) karena dianggap telah mampu.

Wakil bupati menyampaikan, salah satu bentuk yang efektif dalam menurunkan angka  kemiskinan di Toraja Utara, adalah  melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat melalui program pemberdayaan guna  membantu masyarakat  dalam peningkatan pendapatan ekonomi.

“Saya tekankan bagi Tim Penaggulangan Kemiskinan agar aktif turun lapangan, sehingga  mengetahui kondisi nyata masyarakat. Banyak yang saya temui data-data penerimaan bantuan sosial tidak tepat sasaran. Untuk itu, pendataan ulang harus dilakukan dengan cara  kerja sama yang baik melalui  koordinasi intensif,” tegasnya.

Instruksi Wakil Bupati ini, direspon positif dari Kepala Bappeda Toraja Utara, Daniel Tandi. Dia mengatakan, sesuai  arahan Wakil Bupati, maka ditahun 2018 ini kita (Tim Penanggulangan Kemiskinan) akan  konsentrasi dalam melaksanakan pendataan yang riil, sehingga bantuan-bantuan sosial dapat tepat sasaran.

Selain data yang harus disinkronkan dengan situasi yang sebenarnya di masyarakat, kata Daniel Tandi, Tim Penaggulangan Kemiskinan juga akan memberdayakan masyarakat melalui program-program, sehingga sesuai target penurunan kemiskinan di Toraja Utara pada tahun 2019 dapat berkurang 1%.

Rapat koordiansi penanggulangan kemiskinan ini dihadiri pihak Badan Statistik,  Bank Sulsel, dan OPD terkait. (Basry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here