Prosesi Pentahbisan 7 Imam Berjalan Dalam Suasana Kesemarakan Kerohanian

0
818
Foto bersama usai acara pentahbisan ke 7 imam, di halaman Lapangan Bakti Rantepao, Rabu (9/82017).

rantepaopos.com-Toraja Utara,- Prosesi pentahbisan 7 Imam Baru Uskup Agung, Keuskupan Agung Makassar, Paroki Santa Theresia Rantepao, di Lapangan Bakti Rantepao, Rabu (09/08/2017) berjalan lancar.

Ke 7 Imam baru tersebut, adalah Asdiono Ada’, Pr, Andreas La Tobe, Pr, Fanskuo Edyanto Midun, Pr, Klemens Palindangan, Pr, Alfius Tandirassing, Pr, Tarsisius Yanri, Pr dan Ferdinandus Paulus Niki Towary, Pr.

Ketua panitia, Stepanus Mangatta, mengatakan, pihaknya bersyukur kepada Tuhan, dimana panitia dibentuk Tanggal 19 Mei 2017 yang lalu, dan saat itu langsung mulai bekerja dalam mempersiapkan segala kesiapan untuk acara pentahbisan hari ini.

Selain itu, terlaksananya kegiatan ini karena jasa dan berkat penunjukan dari Keuskupan Agung Makassar (KAMS), dimana Paroki Santa Theresia Rantepao ditunjuk sebagai tempat pentahbisan ke 7 Imam baru.

Stepanus menjelaskan, katanya, peserta umat yang hadir dalam acara itu, muncul dari berbagai tempat. Dintaranya dari Kabupaten Luwu, Sulawesi Barat, Makassar dan Sulawesi Utara.

“Ada 11 Paroki di dalam wilayah kesuksesan Toraja. Khusus untuk Paroki Santa Theresia Rantepao yang melibatkan 20 stasi dan 8 rukun di dalam kota,” kata Stepanus.

Juga dikatakan, bahwa kegiatan ini dapat berjalan sukses tidak terlepas dari dukungan moril dan materi dari berbagai sumber. Seperti, donatur berupa voucher, swadaya panitia, kolette khusus, Paroki, Stasi di dalam wilayah KAMS dan Rantepao serta bantuan Pemda Kabupaten Toraja Utara.

Sambutan Bupati, Kalatiku Paembonan, meyampaikan ucapan selamat kepada 7 imam yang baru saja mendapatkan pentahbisan sebagai imam baru yang merupakan sebuah kehoramatan bagi Toraja Utara.

Karena daerah ini (Toraja Utara) diberi kepercayaan untuk menjadi tempat pelaksanaan pentahbisan imam baru yang suasananya sungguh penuh dengan kesemarakan kerohanian dan keimanan yang sangat kental.

Bupati menaruh harapan kepada imam baru untuk tampil bersama-sama melaksanakan pembangunan keagamaan dan berbakti kepada Tuhan, dan juga bagi umat dimana tempat imam ditugaskan.

“Kegiatan penthabisan imam ini yang dilaksankan di Toraja Utara akan menjadi satu catatan sejarah yang penting untuk saling mengasihi satu dengan yang lainnya,” kunci Kalatiku.         ( Febry/Basry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here