Puluhan Motor Terjaring Dalam Operasi Balap Liar

0
344
Inilah puluhan kendaraan roda dua yang di amankan oleh Kapolsek Rantepao, Kompol Simon P bersama anggotanya dalam hasil operasi penertiban balap liar dalam wilayah kota Rantepao. Gambar ini direkam, Jumat 2 Juni, kemarin.

Rantepaopos.com- Toraja Utara,- Puluhan motor diamankan di Kantor Polsek Rantepao hasil operasi penertiban balap liar dalam wilayah kota Rantepao.

Kapolsek Rantepao, Komisaris Polisi (Kompol) Simon P, mengatakan, Jumat 2 Juni 2017 bahwa ada sekitar lima puluh lebih unit motor berhasil diamankan dalam opresi penertiban balap liar dalam wilayah kota Rantepao.

Katanya, motor yang berhasil diamankan tersebut sudah dilakukan penilangan dan cara pengambilannya kembali hanya dapat dilakukan jika denda Tilang sudah dibayarkan di BRI, sesudah itu, datang mebawa bukti pembayaran Tilang dan melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada pada motornya baru diijinkan membawa pulang.

“Kalau sudah bayar denda tilang di BRI, baru bisa diambil kembali motornya, tetapi harus dilengkapi lebih dahulu sesuai dengan standar kelengkapan kendaraan bermotor,” jelas Simon.

Ditambahkan, dari sekian motor yang diamankan itu, ada diantarnya yang sama sekali tidak dapat memperlihatkan surat-surat kendaraannya, sehingga sampai saat ini pemiliknya belum juga datang membawa surat-surat kendaraannya.

“Bagi pemilik motor yang kita amankan ini, jika tidak mampu memperliahatkan surat-surat kendaraannya maka tetap kita  tahan,” ujar Simon

Penangkapan motor balap liar ini sudah masuk dalam tingkatan penindakan, tutur Simon, karena sebelumnya sudah dilakukan sosialisasai baik di sekolah-sekolah, Lembang dan Kelurahan serta di tempat-tempat lain, dan juga sudah masuk dalam tahapan pembinaan, namun dalam pembinaan ini juga tidah diindahkan, akhirnya motornya diamankan dan ditilang.

Pelaku-pelaku balap liar ini kata Simon, ternya bukan pemuda-pemuda yang tinggal dalam kota Kecamatan Rantepao, tapi mereka datang dari luar kecamatan Rantepao. Simon menghimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua anak agar mengawasi dan menasehati anaknya dengan baik, supaya tidak ikut-ikutan dalam balapan liar, sebab hal itu sangat berbahaya bagi keselamatan dirinya termasuk bagi orang lain dan menganggu ketertiban lalulintas.

Apalagi katanya, sekitar tiga bulan yang lalu, ada dua orang pembalap liar terenggut nyawanya dari aksi balap liarnya sendiri, karena tidak bisa mengendalikan motornya akhirnya bertabrakan.

“Balap liar itu tidak dibenarkan, selain pelanggaran lalulintas, juga mengganggu ketetiban masyarakat dan rawan menimbulkan kecelekaan lalulintas baik pada dirinya maupun pada orang lain. Jadi kita sampai saat ini terus melakukan operasi penertiban balap liar dan kalau ada yang kita temukan pasti kita tindaki dengan tegas,”  pungkas Simon. (Yoel).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here